setelah ujian dan pengerjaan plambing tuntas- rasanya beban terkurangi hingga mungkin saking merasa terlalu ringan, diri ini termanjakan oleh hiburan dunia sebutsaja(games,lagu,film). ah, betapa beratnya saya memerangi diri sendiri-bahkan sarapan yang cuman ambil dan makan didapur pun rasanya ogah untuk beranjak dari laptop. malam itu,seusai mengobrol dan dipameri aplikasi hp yang bikin ngiri-saya lagi download lagu-lagu english yang menurut saya bikin intronya biinsemangat. eh tiba-tiba mbak bilang ati-ati lho ndengerin lagu terus-terusan.. mulanya aku cuekin lah gaktaunya keinget kata-kata temen jangan sering denger lagu bad, nanti pas ditanya malaikat mungkar-nakir bisa-bisa njawab pake lagu yang biasa mbuk puter naudzubillah - saya juga pernah dengar dari salah satu pengisi pelatian bilang bahwa manusia bisa dengan sangat mudah terbujuk oleh ucapan yang biasa dia lontarkan. kalo air yang putih aja bisa jadi baik dengan kata-kata yang bagus,sedang dengan kata buruk bisa juga jadi buruk-yuk mulai ndengerin murotal yang ada tilawahnya, biar tau juga maknanya :)) roadtoramadhan
Dari kisah “Kepada Muinuddin Parwana” dalam buku Surat-Surat Rumi. Sebuah buku yang menghimpun surat yang ditulis oleh Rumi untuk banyak orang (para pejabat, amir, murid, sahabat, keluarga bahkan guru spiritualnya Syams Tabrizi). Rumi yang tak sungkan mengungkapkan cinta, nasihat, teguran bahkan meminta pertolongan kepada elite pemerintahan agar memperhatikan masyarakat kecil dan para darwis. *** Ketika sedang duduk di dalam masjid, tiba-tiba ada seseorang yang berjalan dari arah pintu masjid. Salah seorang sahabat berkata kepada nabi, “Wahai Rasulullah, aku mencintai orang ini yang baru datang.” Rasulullah bersabda, “Berdirilah dan beritahu dia tentang rasa cinta itu.” Seandainya ada penyakit riya’ dalam mengungkapkan rasa cinta ini, niscaya (Rasulullah) manusia yang melihat hal-hal kecil di dalam semesta tidak akan mengeluarkan fatwa tentang perlunya memberitahu rasa cinta di hati. “Barang siapa mencintai seseorang maka ungkapkanlah” Begitulah, sang raja para amir ad...
Komentar
Posting Komentar