Langsung ke konten utama

wisudawan 108

Semoga disana kamu selalu dilindungi-Nya. Aku disini akan selalu menantimu. Berdoa agar kita lekas dipertemukan. Malam ini genap 12 hari penyetoran proyek di semester limaku. Dulu aku sempat berfikir mengapa ada proyek disetiap semester- mungkin ini salah satu tujuan bapak ibu dosen menunjukkan bahwa – ini lho, kelak di dunia nyata kalian akan bertemu dengan pekerjaan yang teerikat kontrak dengan segala syarat dan sistem yang ada. Belajar hidup di dunia nyata- adalah hal yang menyenangkan. Pun kadang harus ada yang dikorbankan
Rodaku berputar cepat seperti halnya nafasku yang membuncah. Naik turun tidak jelas. Menanti sosok yang selalu mengingatkan akan akhirat. Menegurku di setiap dosa yang kulakukan. Mengapresiasiku dengan apa yang kuperbuat.  Aku merasa tenang membaca ayatNya- melagukannya dengan irama favorit yang pernah diajarkan sewaktu bermerah putih.  Aku merasa tentram – damai jika berada dengan orang-orang yang lurus dijalanmu. Tapi kini susah.
 Bicara Negeri,  sebenarnya negeri ini nggak terlalu butuh campur tangan modal asing untuk membuka lapangan kerja. Apalagi kalau bantuan uang itu pake pamrih ngerukin kekayaan bumi, termasuk yang paling vital: air . kalo sebagian besar warga sembahyang bener artinya bergairah bantu membantu , jutaan penganggur akan mudah mendapat uang dengan membuka lapangan pekerjaan sendiri.  Semoga kita selalu dalam tuntunanNya,petunjukNya dan rahmatNya..

--------------------------------------happy graduation Wisudawan 108 ITS 2013 -------------------------

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kali ini semarak PKM menyelimuti gedung ini. di sepanjang koridor berhamburan kelompok-kelompok kecil yang asyik membicarakan segala hal tentang ide cemerlang agar terangkai indah dalam notes. begitu juga kehadiran Mahasiswa Baru berwajah polos. Mereka bak ilalang yang dihempas angin topan, menari-nari kesana kemari. yah begitulah masa pengkaderan. Tetap tegakkan diri walau segala menghujam. semoga nantinya PIMNAS 13 juga kian terhiasi oleh karya cipta Mahasiswa Teknik Lingkungan ITS. TL IJO !

Tentang Cinta dan Pengungkapan

  Dari kisah “Kepada Muinuddin Parwana” dalam buku Surat-Surat Rumi. Sebuah buku yang menghimpun surat yang ditulis oleh Rumi untuk banyak orang (para pejabat, amir, murid, sahabat, keluarga bahkan guru spiritualnya Syams Tabrizi). Rumi yang tak sungkan mengungkapkan cinta, nasihat, teguran bahkan meminta pertolongan kepada elite pemerintahan agar memperhatikan masyarakat kecil dan para darwis.  *** Ketika sedang duduk di dalam masjid, tiba-tiba ada seseorang yang berjalan dari arah pintu masjid. Salah seorang sahabat berkata kepada nabi, “Wahai Rasulullah, aku mencintai orang ini yang baru datang.” Rasulullah bersabda, “Berdirilah dan beritahu dia tentang rasa cinta itu.” Seandainya ada penyakit riya’ dalam mengungkapkan rasa cinta ini, niscaya (Rasulullah) manusia yang melihat hal-hal kecil di dalam semesta tidak akan mengeluarkan fatwa tentang perlunya memberitahu rasa cinta di hati. “Barang siapa mencintai seseorang maka ungkapkanlah” Begitulah, sang raja para amir ad...

Yang dicari dalam pernikahan

  Tulisan ini sengaja dibuat untuk mencoba menarik garis merah tentang apa yang aku cari pada sebuah pernikahan. Di bulan Syawal, beberapa teman maju ke tahap itu (pernikahan). Ada rasa penasaran yang ada di benak dan otakku, apakah aku akan sampai di titik itu: menikah-menggandeng-menggendong-belajar sepanjang peran istri dan ibu sampai bertemu Rasulullah dg ridha ortu dan suami. Bukan, aku meyakini jodoh-rejeki dan umur sudah ditulis. Aku mengimani qadha' dan qadar yang selalu kusebut dalam doa, bahkan curhatan ke Allah dan Rasul saat menghabiskan penatnya lampu merah Surabaya. mungkin tepatnya aku penasaran di titik apa nanti aku meninggal dunia. Semoga keturunan shalih-shalihahku bisa meneruskan amalan dan memuliakan yang telah diajarkan gurunya, aamiin. Menganalisa diri untuk merasa siap maju ke pernikahan berkali terevalusi. Ada yang nambah list kriteria, juga menghapus yang tidak urgent.  Rupanya memfokuskan diri untuk mendapatkan apa yang sebenarnya kucari, nggak ada h...