Langsung ke konten utama

ideman anak KOAS

Judulnya absurd banget "ideman" bingung mau pilih idaman apa ideman. karena selain mengidamkan dapet jodoh "dokter" juga jadi "pasien" anak KOAS. apa itu KOAS ? betul, sebuah aktivitas smacem training praktek anak didikan dokter sebelum dapet gelar dokter (benar gitu,bukan?).

Ada cerita dibalik curhatanku tentang ngilu gigi sama salah satu temen yang lagi di-didik menjadi dokter gigi (sebut saja namanya Fatim),  setelah sempet meet up  dan si Fatim cek gigiku, dia suggest aku buat jadi pasiennya di Maret nanti. Maret itu lama, ini aja masih bulan Desember (what, masa iya aku harus nunggu setahun buat benerin gigiku ?) haha konyol. Oya, sebenernya aku males juga berurusan dengan rumah sakit karena ngga suka bau obatan atau alkohol yang bikin puyeng dan ngeri liat pasien. ((back to point)).

Jadi pas Fatim suggest aku, sebenernya aku rada kikuk (ha, dirawat anak KOAS. apajadinya diriku. brani brapa dia kalo ternyata salah ambil tindakan-trus kalo riskan dan malah bahaya buat diriku sendiri,siapa yang nanggung?) case gigiku ini katanya lumayan berbobot (parah banget).Katanya kalo ke dokter gigi bisa sampe 400ribu.Hmm karena lagi ada promo FREE untuk case kayak aku, dan banget sedang dibutuhin, maka aku ambil kesempatan ini. (it's my first time to be patient of junior doctor).

Kenalin, junior dokter aku namanya mbak Choir (bukan nama asli). aku beri nama itu soalnya suara mbak ini kalo ngomong lucu haha. Oke, pertama kita ketemu langsung di lab FKG UNAIR. Waktu ngisi data dan ditanya ini-itu aku sempet mbayangin tentang bagaimana keseimbangan pendidikan dokter dan teknik (akan dibahas dijudul: DOKTER vs TEKNIK) rasanya ada ketimpangan-rasanya.

**pending**

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Cinta dan Pengungkapan

  Dari kisah “Kepada Muinuddin Parwana” dalam buku Surat-Surat Rumi. Sebuah buku yang menghimpun surat yang ditulis oleh Rumi untuk banyak orang (para pejabat, amir, murid, sahabat, keluarga bahkan guru spiritualnya Syams Tabrizi). Rumi yang tak sungkan mengungkapkan cinta, nasihat, teguran bahkan meminta pertolongan kepada elite pemerintahan agar memperhatikan masyarakat kecil dan para darwis.  *** Ketika sedang duduk di dalam masjid, tiba-tiba ada seseorang yang berjalan dari arah pintu masjid. Salah seorang sahabat berkata kepada nabi, “Wahai Rasulullah, aku mencintai orang ini yang baru datang.” Rasulullah bersabda, “Berdirilah dan beritahu dia tentang rasa cinta itu.” Seandainya ada penyakit riya’ dalam mengungkapkan rasa cinta ini, niscaya (Rasulullah) manusia yang melihat hal-hal kecil di dalam semesta tidak akan mengeluarkan fatwa tentang perlunya memberitahu rasa cinta di hati. “Barang siapa mencintai seseorang maka ungkapkanlah” Begitulah, sang raja para amir ad...
kali ini semarak PKM menyelimuti gedung ini. di sepanjang koridor berhamburan kelompok-kelompok kecil yang asyik membicarakan segala hal tentang ide cemerlang agar terangkai indah dalam notes. begitu juga kehadiran Mahasiswa Baru berwajah polos. Mereka bak ilalang yang dihempas angin topan, menari-nari kesana kemari. yah begitulah masa pengkaderan. Tetap tegakkan diri walau segala menghujam. semoga nantinya PIMNAS 13 juga kian terhiasi oleh karya cipta Mahasiswa Teknik Lingkungan ITS. TL IJO !

Yang perlu dibawa untuk umroh

 Dapet panggilan Allah untuk langsung dipeluk itu rasanya senang sekali. Gamau lama-lama prepare langsung masukin gamis simpel, nyaman dan pengen cepet sampai hehe. Bagian menata hati yang perlu diasah jauh hari bahkan pas di titik jatuh. Here we go , apa saja yang perlu disiapkan untuk sowan Rasul dan ibadah ke Haramain. Tips ini bisa dikembangkan lagi sesuai kebutuhanmu, ya.  1. Bawa buku doa. Karena dapet panggilan, rasanya mau curhatin segala kehidupan. membawa buku curhat, hizb/majemuk/ratib yang biasa dibaca di keseharian sangat membantu untuk kembali merenungi apa yang dicari di dunia yang fana. Psst, bagi kalian yang bingung gaada rutinan dzikir, bisa download aplikasi Ba'alwi. Disitu lengkap banget doa tahajud, dhuha, diba' bahkan bacaan tawaf disertai artinya bikin meleleh pas memahami. Beberapa bacaan disertai arti, jadi makin mengingatkan diri kalo kita ini memang perlu banget menghamba. Selain berdoa, berharap dan bercerita, juga bisa murajaah langsung di depan Ka...