Langsung ke konten utama

Serba-Serbi Penelitian




Pekan ke 2, Agustus



Penelitian, sebuah titik pelajar untuk menggali potensi diri menjadi lebih paham dan tahu pola berpikir dalam menyelesaikan masalah. Paragraf ini ditulis untuk mengingat dan mensyukuri apa-apa yang telah terlewati sepanjang penelitian yang sedang kujalani.

Kuakui, aku terlalu bodoh untuk mengingat segala rumus kimia tentang oksidasi, reduksi, penguraikan polutan organik hingga hal sederhana seperti pengenceran larutan. Tak apa, menurutku belajar boleh dari tangga manapun. Sedang menghibur diri karena terlalu stress memikirkan banyak hal. Saking banyaknya sampai bingung mau ngerjain yang mana dulu.

Kata Puspa, penelitianku menguras otak, tenaga, jiwa dan riskan untuk bisa dilalukan dalam satu semester.
1. Otak: karena mesti review banyak hal dari dasar ilmu kimia (fyi, dulu aku selalu menghindari pelajaran ini) memang sih, pemilihan topik ini, rada random dipilih. Ada alasan karena ingin memacu diri buat melewati semuanya dengan 'nikmat', bukan sekedar agar lekas selesai dan maju ke tahap kehidupan selanjutnya.

2. Tenaga: karena reaktornya mesti dirakit setiap mau 2x running, dirapatkan pakai baut, obeng dan kunci inggris. Dimana, ini notabene butuh stok tenaga yang kuat - biar reajtor nggak bocor. Fyi, masih penilitian pendahuluan aja uda bocor 2x dan rasanya pengin pakai mesin bor baut aja biar ga buang tenaga tapi takut ngerusak reactor karena ngga tahu tekanan maksimumnya berapa biar savety. :')

3. Jiwa: dibimbing dan diuji dosen yang 'dihindari' temen-temen. beneran menantang diri banget. Jiwa diri selama belajar ini pola kerjanya santai, ngerjain di H-1 pengumpulan. Milih dosen ini biar apa sih? biar disiplin. mwek, semoga beneran bisa disiplin dan ngga malas di H-7 minggu ya wkwkwkw.

4. Riskan bisa satu semester aja: Senior yang ambil topik yang sama terkaget-kaget kenapa aku ambil topik ini. Beliau ambil topik dengan pengerjaan sekitar setahun. Katanya, "Dek, kalo amu bisa rampung se-semester, berati kamu hebat". Jleb, bisa ga ya … hmm. Coba dulu yha, pantang menyerah, hap hap !

Buat kalian yang juga lagi berusaha jadi manusia yang baik dan produktif, semangat ya! semoga pergerakan otot selama ini ngga sia-sia. Dan ingat untuk selalu meng-hamba kepada yang Maha Khaliq. Bye !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Cinta dan Pengungkapan

  Dari kisah “Kepada Muinuddin Parwana” dalam buku Surat-Surat Rumi. Sebuah buku yang menghimpun surat yang ditulis oleh Rumi untuk banyak orang (para pejabat, amir, murid, sahabat, keluarga bahkan guru spiritualnya Syams Tabrizi). Rumi yang tak sungkan mengungkapkan cinta, nasihat, teguran bahkan meminta pertolongan kepada elite pemerintahan agar memperhatikan masyarakat kecil dan para darwis.  *** Ketika sedang duduk di dalam masjid, tiba-tiba ada seseorang yang berjalan dari arah pintu masjid. Salah seorang sahabat berkata kepada nabi, “Wahai Rasulullah, aku mencintai orang ini yang baru datang.” Rasulullah bersabda, “Berdirilah dan beritahu dia tentang rasa cinta itu.” Seandainya ada penyakit riya’ dalam mengungkapkan rasa cinta ini, niscaya (Rasulullah) manusia yang melihat hal-hal kecil di dalam semesta tidak akan mengeluarkan fatwa tentang perlunya memberitahu rasa cinta di hati. “Barang siapa mencintai seseorang maka ungkapkanlah” Begitulah, sang raja para amir ad...
kali ini semarak PKM menyelimuti gedung ini. di sepanjang koridor berhamburan kelompok-kelompok kecil yang asyik membicarakan segala hal tentang ide cemerlang agar terangkai indah dalam notes. begitu juga kehadiran Mahasiswa Baru berwajah polos. Mereka bak ilalang yang dihempas angin topan, menari-nari kesana kemari. yah begitulah masa pengkaderan. Tetap tegakkan diri walau segala menghujam. semoga nantinya PIMNAS 13 juga kian terhiasi oleh karya cipta Mahasiswa Teknik Lingkungan ITS. TL IJO !

Yang perlu dibawa untuk umroh

 Dapet panggilan Allah untuk langsung dipeluk itu rasanya senang sekali. Gamau lama-lama prepare langsung masukin gamis simpel, nyaman dan pengen cepet sampai hehe. Bagian menata hati yang perlu diasah jauh hari bahkan pas di titik jatuh. Here we go , apa saja yang perlu disiapkan untuk sowan Rasul dan ibadah ke Haramain. Tips ini bisa dikembangkan lagi sesuai kebutuhanmu, ya.  1. Bawa buku doa. Karena dapet panggilan, rasanya mau curhatin segala kehidupan. membawa buku curhat, hizb/majemuk/ratib yang biasa dibaca di keseharian sangat membantu untuk kembali merenungi apa yang dicari di dunia yang fana. Psst, bagi kalian yang bingung gaada rutinan dzikir, bisa download aplikasi Ba'alwi. Disitu lengkap banget doa tahajud, dhuha, diba' bahkan bacaan tawaf disertai artinya bikin meleleh pas memahami. Beberapa bacaan disertai arti, jadi makin mengingatkan diri kalo kita ini memang perlu banget menghamba. Selain berdoa, berharap dan bercerita, juga bisa murajaah langsung di depan Ka...