Langsung ke konten utama

pakcaging adalah krusial

Sejatinya setiap organisasi- apapun latar belakangnya, harus memiliki kekuatan ide untuk diterima semua pihak. Utamanya kesepakatan yang sehat beberapa otak dan hati. Jadi ADK (Anak Dakwah Kampus) maupun Eksekutif- imbalan sama. sama-sama belajar kerjasama-meraih Target Kelompok dan saling memberi kepercayaan, tentunya dengan cara masing-masing. selama jadi mahasiswa, dengan banyak ide yang keluar satu sama lain berdiskusi-berjuang meluangkan waktu demi Kesuksesan acara. Namun, disisi hal kurasa ada yang ngganjal, ketika harus Pakcaging kegiatan di Eksekutif dan Dakwah.

sudah lama sempet mikir hal ini. "Bagaimana cara mengonsep kegiatan Dakwah menjadi hal yang easy going diterima di semua kalangan mahasiswa muslim" - klimaksnya hal ini terasa amat menderu  karena beberapa teman bicara sedikit menyinggung tentang kegiatan Dakwah di Kampus yang menurutnya Monoton. sempat beberapa waktu lalu, aku bertanya ke temen yang kritis. tapi jawaban mereka masih belum memuaskan.

mungkin butuh brainstorming dengan keadaan Fresh dan tentunya banyak pengalaman partisipasi dan diskusi. Mari membuka Mindset kawan !

lalu, harus bagaimana .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kali ini semarak PKM menyelimuti gedung ini. di sepanjang koridor berhamburan kelompok-kelompok kecil yang asyik membicarakan segala hal tentang ide cemerlang agar terangkai indah dalam notes. begitu juga kehadiran Mahasiswa Baru berwajah polos. Mereka bak ilalang yang dihempas angin topan, menari-nari kesana kemari. yah begitulah masa pengkaderan. Tetap tegakkan diri walau segala menghujam. semoga nantinya PIMNAS 13 juga kian terhiasi oleh karya cipta Mahasiswa Teknik Lingkungan ITS. TL IJO !

Tentang Cinta dan Pengungkapan

  Dari kisah “Kepada Muinuddin Parwana” dalam buku Surat-Surat Rumi. Sebuah buku yang menghimpun surat yang ditulis oleh Rumi untuk banyak orang (para pejabat, amir, murid, sahabat, keluarga bahkan guru spiritualnya Syams Tabrizi). Rumi yang tak sungkan mengungkapkan cinta, nasihat, teguran bahkan meminta pertolongan kepada elite pemerintahan agar memperhatikan masyarakat kecil dan para darwis.  *** Ketika sedang duduk di dalam masjid, tiba-tiba ada seseorang yang berjalan dari arah pintu masjid. Salah seorang sahabat berkata kepada nabi, “Wahai Rasulullah, aku mencintai orang ini yang baru datang.” Rasulullah bersabda, “Berdirilah dan beritahu dia tentang rasa cinta itu.” Seandainya ada penyakit riya’ dalam mengungkapkan rasa cinta ini, niscaya (Rasulullah) manusia yang melihat hal-hal kecil di dalam semesta tidak akan mengeluarkan fatwa tentang perlunya memberitahu rasa cinta di hati. “Barang siapa mencintai seseorang maka ungkapkanlah” Begitulah, sang raja para amir ad...

Yang dicari dalam pernikahan

  Tulisan ini sengaja dibuat untuk mencoba menarik garis merah tentang apa yang aku cari pada sebuah pernikahan. Di bulan Syawal, beberapa teman maju ke tahap itu (pernikahan). Ada rasa penasaran yang ada di benak dan otakku, apakah aku akan sampai di titik itu: menikah-menggandeng-menggendong-belajar sepanjang peran istri dan ibu sampai bertemu Rasulullah dg ridha ortu dan suami. Bukan, aku meyakini jodoh-rejeki dan umur sudah ditulis. Aku mengimani qadha' dan qadar yang selalu kusebut dalam doa, bahkan curhatan ke Allah dan Rasul saat menghabiskan penatnya lampu merah Surabaya. mungkin tepatnya aku penasaran di titik apa nanti aku meninggal dunia. Semoga keturunan shalih-shalihahku bisa meneruskan amalan dan memuliakan yang telah diajarkan gurunya, aamiin. Menganalisa diri untuk merasa siap maju ke pernikahan berkali terevalusi. Ada yang nambah list kriteria, juga menghapus yang tidak urgent.  Rupanya memfokuskan diri untuk mendapatkan apa yang sebenarnya kucari, nggak ada h...