Langsung ke konten utama

mari bersaudara

Lama tak bersua dan memukulmu rasanya ada yang ngganjel. Maka dengan pinjeman beat teman dan gugling agenda yang tepat, segera aku menelfonmu untuk bertemu dan mengisi waktu bersama (lagi).

Dua hari yang lalu aku ingat betapa silaturahmi membawa rizqi yang amat nikmat. Bukan nikmat mewah bisa mencicipi cheese cake mewah ala hotel bintang 5, bukan nikmat coklat terang bulan kapasari yang cukup mahal , bukan nikmat ice cream termahal di Kota Surabaya. Nikmat itu cukup sederhana, adalah bisa mendengar nasehatmu dan tentu mengobrol tentang isu kekinian atau sekedar memukulmu. Ya rasanya dengan memukulmu, waktuku yang terbuang tidak produktif jadi terbayarkan (haha)

Meski hanya 2,5 jam menghabiskan waktu, semoga doa dan harapan kita diberi keadilan. Jalan kita memang beda- tapi semoga diberbedaan jalan itu- akan ada persimpangan yang mempertemukan kita kembali bersama sujud di masjid idaman.

Hanya ingin kembali mengulang untuk terus melakukan kebaikan agar terjaga dalam lingkaran venn yang baik. Tentang hak seorang  muslim terhadap sesama muslim. :

1. bila berjumpa dengannya ucapkanlah salam
2. bila ia memanggilmu penuhilah
3. bila ia meminta nasehat kepadamu nasehatilah
4. bila ia bersin dan mengucapkan alhamdulillah bacalah yarhamukallah (artinya: semoga Allah memberi rahmat kepadamu)
5. bila ia sakit, jenguklah 
6. bila ia meninggal dunia hantarkanlah jenazahnya 

(Hr.Riwayat Muslim)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Cinta dan Pengungkapan

  Dari kisah “Kepada Muinuddin Parwana” dalam buku Surat-Surat Rumi. Sebuah buku yang menghimpun surat yang ditulis oleh Rumi untuk banyak orang (para pejabat, amir, murid, sahabat, keluarga bahkan guru spiritualnya Syams Tabrizi). Rumi yang tak sungkan mengungkapkan cinta, nasihat, teguran bahkan meminta pertolongan kepada elite pemerintahan agar memperhatikan masyarakat kecil dan para darwis.  *** Ketika sedang duduk di dalam masjid, tiba-tiba ada seseorang yang berjalan dari arah pintu masjid. Salah seorang sahabat berkata kepada nabi, “Wahai Rasulullah, aku mencintai orang ini yang baru datang.” Rasulullah bersabda, “Berdirilah dan beritahu dia tentang rasa cinta itu.” Seandainya ada penyakit riya’ dalam mengungkapkan rasa cinta ini, niscaya (Rasulullah) manusia yang melihat hal-hal kecil di dalam semesta tidak akan mengeluarkan fatwa tentang perlunya memberitahu rasa cinta di hati. “Barang siapa mencintai seseorang maka ungkapkanlah” Begitulah, sang raja para amir ad...
kali ini semarak PKM menyelimuti gedung ini. di sepanjang koridor berhamburan kelompok-kelompok kecil yang asyik membicarakan segala hal tentang ide cemerlang agar terangkai indah dalam notes. begitu juga kehadiran Mahasiswa Baru berwajah polos. Mereka bak ilalang yang dihempas angin topan, menari-nari kesana kemari. yah begitulah masa pengkaderan. Tetap tegakkan diri walau segala menghujam. semoga nantinya PIMNAS 13 juga kian terhiasi oleh karya cipta Mahasiswa Teknik Lingkungan ITS. TL IJO !

Yang perlu dibawa untuk umroh

 Dapet panggilan Allah untuk langsung dipeluk itu rasanya senang sekali. Gamau lama-lama prepare langsung masukin gamis simpel, nyaman dan pengen cepet sampai hehe. Bagian menata hati yang perlu diasah jauh hari bahkan pas di titik jatuh. Here we go , apa saja yang perlu disiapkan untuk sowan Rasul dan ibadah ke Haramain. Tips ini bisa dikembangkan lagi sesuai kebutuhanmu, ya.  1. Bawa buku doa. Karena dapet panggilan, rasanya mau curhatin segala kehidupan. membawa buku curhat, hizb/majemuk/ratib yang biasa dibaca di keseharian sangat membantu untuk kembali merenungi apa yang dicari di dunia yang fana. Psst, bagi kalian yang bingung gaada rutinan dzikir, bisa download aplikasi Ba'alwi. Disitu lengkap banget doa tahajud, dhuha, diba' bahkan bacaan tawaf disertai artinya bikin meleleh pas memahami. Beberapa bacaan disertai arti, jadi makin mengingatkan diri kalo kita ini memang perlu banget menghamba. Selain berdoa, berharap dan bercerita, juga bisa murajaah langsung di depan Ka...