Langsung ke konten utama

SERENA

Adalah sekelumit kalimat bahwa bahagia itu sederhana. menulis dan menikmati sebuah pembelajaran. kalimat ini ditulis untuk :

1) Penggembira dan pengisi rasa luang sebelum aktivitas semester ganjil dimulai. penutup FRS an terakhir, semoga sebaik matahari berputar pada porosnya, seindah purnama di tengah awan daun pinus, semerbak bunga kasturi.

2) Pengingat dikala penat, bahwa kamu pernah memiliki waktu luang dan merindukan kesibukan, maka jangan pinta lagi waktu luang dikala sibuk. produktiflah - bermanfaatlah.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
YES i'm ready to rock the movie !

Hari kesepuluh (25/08).
Sebelum masa pengambilan matakuliah semester ganjil berakhir, semester akhir dimana 6 bulan lagi istirahat untuk merasakan euforia berebut matakuliah.Pekan yang berbeda dengan pekan-pekan liburan, Grup mulai ramai membicarakan rencana satu semester kedepan, Aku menamainya grup 113 (dengan kepalan tangan kanan)-. semoga impian kami terwujud dengan ridhaNya.| i really love swim !


Hari kesembilan (26/08).
Bahagia grup nya ramai. semoga saling menguatkan yha-pasti tembok itu akan runtuh dengan keguyuban kita.| Detik kebimbangan menunggu ijin turun. Tidak terlalu menyesal jika diijinkan ,begitu sebaliknya - biasa saja| Kami bertemu merancang konsep, mematangkan ide. nikmat yang tak tergantikan saat ide saling berlompatan dikepala, luar biasa| Saling percaya akan memberi kunci kebahagiaan bersama.


Hari kedelapan (27/08).
Keputusan bulat - pembatalan tiket lagi-lagi kulakukan, genap dua kali dalam sebulan membatalkan kepergian di stasiun yang sama. Pasti ada perjalanan terbaik pemberi pembelajaran.| Bertemu adik kelas yang menggelikan dengan permasalahannya. nggak ada yang sempurna di dunia, pilih yang terbaik imannya.| bunga yang cantik dan menu yang menyenangkan bukan ? kamsia.| tawaran yang menggembirakan. Tapi tunggu apa tujuannya - sejalan kah ? . | kami akan mencoba menggenggam tangan untuk maju bersama, esok.| Hai gadis produktif dan idealis se UB. nice to cooking for u :) |  Jadilah setegak pintu air yang kokoh.

Hari ketujuh (28/08). TERLEWATKAN

Hari Keenam (29/08).TERLEWATKAN

Hari Kelima (30/08). TERLEWATKAN

Hari Keempat (31/08).
Kami terpisah, tak lagi menjalani aktivitas bersama. Ada hal yang dirindukan, menegur jika ada yang salah diantara kami, bicara walaupun pahit. Juga mengingatkan untuk sholat bersama tepat waktu. Hingga saatnya aku harus  beradaptasi, berbaur dengan siapa pun nama manusia itu- kuucapkan selamat bergabung bersamaku.

Hari Ketiga  (1/09).
Mencoba menjaga ke-kontinu an untuk tidak membohongi diri sendiri rasanya harus melewati tebing setinggi 170 meter, belum bisa. Mungkin karena aku adalah salah satu tipe perasa yang harus mengutamakan kesenangan orang lain. | Ada Hak yang tertindas. merugikan namun dia tak berani mengambil risiko, hanya mengumpat- semoga tak terulang.

Hari Kedua (2/09).
Ada kabar bahagia tentang mereka para finalis dalam perlombaan di PTN idaman ku. Aku belajar dari mereka tentang low profile- menjaga harta dan harga diri. Berupaya penuh menjadi yang terbaik, saling melengkapi dan Terkompak. | Jika kamu di putar dengan urusan birokrasi, Jangan hitung berapa waktu yang kamu buang sia-sia untuk berfikir dan ber- baper ria dengan nya. Hitung saja apa yang akan kamu dapat kelak. Pasti akan tergantikan. Yakin lah Dia Maha Penyayang. | List dan kerjakan semua dengan yakin penuh totalitas bahwa hal itu takkan lagi kau fikirkan esok hari.

Hari Pertama (3/09).
Yang tua selalu ingin dihormati - begitu lah beberapa pertemuan dan kerjasama bersama yang lebih berumur. Kadang menyebalkan, karena yang tua hanya ingin di-raja kan tanpa mau tahu bagaimana proses pemenuhan ke-ingin-an mereka. |





Komentar

Postingan populer dari blog ini

kali ini semarak PKM menyelimuti gedung ini. di sepanjang koridor berhamburan kelompok-kelompok kecil yang asyik membicarakan segala hal tentang ide cemerlang agar terangkai indah dalam notes. begitu juga kehadiran Mahasiswa Baru berwajah polos. Mereka bak ilalang yang dihempas angin topan, menari-nari kesana kemari. yah begitulah masa pengkaderan. Tetap tegakkan diri walau segala menghujam. semoga nantinya PIMNAS 13 juga kian terhiasi oleh karya cipta Mahasiswa Teknik Lingkungan ITS. TL IJO !

Tentang Cinta dan Pengungkapan

  Dari kisah “Kepada Muinuddin Parwana” dalam buku Surat-Surat Rumi. Sebuah buku yang menghimpun surat yang ditulis oleh Rumi untuk banyak orang (para pejabat, amir, murid, sahabat, keluarga bahkan guru spiritualnya Syams Tabrizi). Rumi yang tak sungkan mengungkapkan cinta, nasihat, teguran bahkan meminta pertolongan kepada elite pemerintahan agar memperhatikan masyarakat kecil dan para darwis.  *** Ketika sedang duduk di dalam masjid, tiba-tiba ada seseorang yang berjalan dari arah pintu masjid. Salah seorang sahabat berkata kepada nabi, “Wahai Rasulullah, aku mencintai orang ini yang baru datang.” Rasulullah bersabda, “Berdirilah dan beritahu dia tentang rasa cinta itu.” Seandainya ada penyakit riya’ dalam mengungkapkan rasa cinta ini, niscaya (Rasulullah) manusia yang melihat hal-hal kecil di dalam semesta tidak akan mengeluarkan fatwa tentang perlunya memberitahu rasa cinta di hati. “Barang siapa mencintai seseorang maka ungkapkanlah” Begitulah, sang raja para amir ad...

Yang dicari dalam pernikahan

  Tulisan ini sengaja dibuat untuk mencoba menarik garis merah tentang apa yang aku cari pada sebuah pernikahan. Di bulan Syawal, beberapa teman maju ke tahap itu (pernikahan). Ada rasa penasaran yang ada di benak dan otakku, apakah aku akan sampai di titik itu: menikah-menggandeng-menggendong-belajar sepanjang peran istri dan ibu sampai bertemu Rasulullah dg ridha ortu dan suami. Bukan, aku meyakini jodoh-rejeki dan umur sudah ditulis. Aku mengimani qadha' dan qadar yang selalu kusebut dalam doa, bahkan curhatan ke Allah dan Rasul saat menghabiskan penatnya lampu merah Surabaya. mungkin tepatnya aku penasaran di titik apa nanti aku meninggal dunia. Semoga keturunan shalih-shalihahku bisa meneruskan amalan dan memuliakan yang telah diajarkan gurunya, aamiin. Menganalisa diri untuk merasa siap maju ke pernikahan berkali terevalusi. Ada yang nambah list kriteria, juga menghapus yang tidak urgent.  Rupanya memfokuskan diri untuk mendapatkan apa yang sebenarnya kucari, nggak ada h...