Langsung ke konten utama

surat untukmu

Halo badriyah 
Semoga hari mu selalu dilindungi Allah dari segala upaya  iblis yang mengganggumu.
Semoga kau selalu mengutamakan rukun islam ;
bersyahadat sebangun dari tidur-bersyukur dengan apapun yang diberi,membalas keburukan dengan kebaikan walaupun itu pahit. Belajar akan segala Persiapan menjadi ibu demi generasi rabbani. Mengerjakan sholat tepat waktu, bergegas saat adzan berkumandang, menghargai waktu sholat dan selalu bersemangat berbenah diri dalam membaca Al-Quran, ceria untuk memahami doa sepanjang gerakan sholat. Istiqomah menebar sedekah dan zakat dimana pun kamu beraktivitas. Masih ingat matematika sedekah yang kita diskusikan bersama kan ? aku akan selalu mengingatnya dan tentu kau adalah orang pertama ingin aku peluk,semoga kelak kita bertemu lagi di surga-Nya. Selalu bina diri dengan puasa. Kau masih ingat bagaimana ilustrasi yang kau ceritakan, bahwa puasa bisa mengendalikan diri, kini kupun menemukan hadistnya:
Rasulullah  pernah bersabda, Puasa adalah perisai diri (dari api neraka). Maka seseorang yang sedang berpuasa janganlah menggauli istrinya, berkata kotor dan berbuat jahil. Jika dia diajak bertengkar atau dicaci hendaklah dia mengatakan, "saya sedang berpuasa". Rasulullah mengulanginya dua kali. "Demi Allah yang diriku dalam genggaman-Nya ! sungguh bau mulut orang yang sedang berpuasa disisi Allah lebih harim daripada bau misk/minyak kasturi. Allah azza wa jalla berfirman :"HambaKu meninggalkan makan,minum dan syahwatnya karenak Aku. puasa itu bagiKu dan Aku lah yang akan membalasnya, dan setiap kebaikan akan dibalas 10 x. - HR.Al Bukhari No. 1894
tak lupa, segeralah isi dan rajin menabung untuk haji. kelak kau akan menyempurnakan rukun islam mu dengan sempurna bersama suami mu. Semoga kebaikan selalu kau lakukan lillahi ta’ala. Sampai jumpa dipertemuan selanjutnya ! (:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kali ini semarak PKM menyelimuti gedung ini. di sepanjang koridor berhamburan kelompok-kelompok kecil yang asyik membicarakan segala hal tentang ide cemerlang agar terangkai indah dalam notes. begitu juga kehadiran Mahasiswa Baru berwajah polos. Mereka bak ilalang yang dihempas angin topan, menari-nari kesana kemari. yah begitulah masa pengkaderan. Tetap tegakkan diri walau segala menghujam. semoga nantinya PIMNAS 13 juga kian terhiasi oleh karya cipta Mahasiswa Teknik Lingkungan ITS. TL IJO !

Tentang Cinta dan Pengungkapan

  Dari kisah “Kepada Muinuddin Parwana” dalam buku Surat-Surat Rumi. Sebuah buku yang menghimpun surat yang ditulis oleh Rumi untuk banyak orang (para pejabat, amir, murid, sahabat, keluarga bahkan guru spiritualnya Syams Tabrizi). Rumi yang tak sungkan mengungkapkan cinta, nasihat, teguran bahkan meminta pertolongan kepada elite pemerintahan agar memperhatikan masyarakat kecil dan para darwis.  *** Ketika sedang duduk di dalam masjid, tiba-tiba ada seseorang yang berjalan dari arah pintu masjid. Salah seorang sahabat berkata kepada nabi, “Wahai Rasulullah, aku mencintai orang ini yang baru datang.” Rasulullah bersabda, “Berdirilah dan beritahu dia tentang rasa cinta itu.” Seandainya ada penyakit riya’ dalam mengungkapkan rasa cinta ini, niscaya (Rasulullah) manusia yang melihat hal-hal kecil di dalam semesta tidak akan mengeluarkan fatwa tentang perlunya memberitahu rasa cinta di hati. “Barang siapa mencintai seseorang maka ungkapkanlah” Begitulah, sang raja para amir ad...

Yang dicari dalam pernikahan

  Tulisan ini sengaja dibuat untuk mencoba menarik garis merah tentang apa yang aku cari pada sebuah pernikahan. Di bulan Syawal, beberapa teman maju ke tahap itu (pernikahan). Ada rasa penasaran yang ada di benak dan otakku, apakah aku akan sampai di titik itu: menikah-menggandeng-menggendong-belajar sepanjang peran istri dan ibu sampai bertemu Rasulullah dg ridha ortu dan suami. Bukan, aku meyakini jodoh-rejeki dan umur sudah ditulis. Aku mengimani qadha' dan qadar yang selalu kusebut dalam doa, bahkan curhatan ke Allah dan Rasul saat menghabiskan penatnya lampu merah Surabaya. mungkin tepatnya aku penasaran di titik apa nanti aku meninggal dunia. Semoga keturunan shalih-shalihahku bisa meneruskan amalan dan memuliakan yang telah diajarkan gurunya, aamiin. Menganalisa diri untuk merasa siap maju ke pernikahan berkali terevalusi. Ada yang nambah list kriteria, juga menghapus yang tidak urgent.  Rupanya memfokuskan diri untuk mendapatkan apa yang sebenarnya kucari, nggak ada h...