liburan yang sangat ditunggu sudah tiba. saya tetap beraktivitas seperti biasa. sarapan pagi,pamit berangkat pagi,pulang ketika malam menjelang-bahkan lebih larut.tentang hal ini, saya merasa kurang kecocokan aktivitas (pulang malam-dan berangkat pagi.membuat jengkel sendiri).mungkin memang ada benarnya kata orang jawa "cah estri itu ndak baik pulang malam" (anak cewek itu nggak baik pulang malam). harus ada prinsip yang kuat tentang jam malam satu ini-biar apapun yang ada bisa tetap teguh. bicara jam malam- saya mengapresiasi organisasi yang memiliki jam malam untuk anggotanya (terutama cewek). realitanya, banyak organisasi kampus yang memiliki kebijakan ini- tapi realitanya rapat pun hingga larut malam --a #sedih
Dari kisah “Kepada Muinuddin Parwana” dalam buku Surat-Surat Rumi. Sebuah buku yang menghimpun surat yang ditulis oleh Rumi untuk banyak orang (para pejabat, amir, murid, sahabat, keluarga bahkan guru spiritualnya Syams Tabrizi). Rumi yang tak sungkan mengungkapkan cinta, nasihat, teguran bahkan meminta pertolongan kepada elite pemerintahan agar memperhatikan masyarakat kecil dan para darwis. *** Ketika sedang duduk di dalam masjid, tiba-tiba ada seseorang yang berjalan dari arah pintu masjid. Salah seorang sahabat berkata kepada nabi, “Wahai Rasulullah, aku mencintai orang ini yang baru datang.” Rasulullah bersabda, “Berdirilah dan beritahu dia tentang rasa cinta itu.” Seandainya ada penyakit riya’ dalam mengungkapkan rasa cinta ini, niscaya (Rasulullah) manusia yang melihat hal-hal kecil di dalam semesta tidak akan mengeluarkan fatwa tentang perlunya memberitahu rasa cinta di hati. “Barang siapa mencintai seseorang maka ungkapkanlah” Begitulah, sang raja para amir ad...
Komentar
Posting Komentar