Langsung ke konten utama

SHURIKEN

ini kali pertama saya ber-tarawih dimanarul- waah rame nya :D apalagi anak kecil nya uulala lucu-lucu . bingung juga sih ngatur sebegini banyak nya anak mau di apain. dan karena saya datang pas tarawih sudah dimulai, jadilah saya bergabung sama temen-temen yang menampung adik-adik untuk bermain.

namanya FAIQ- gambar nya keren ! lagi gambar dragon - katanya dia suka filem digimon. aha
itu namanya FAIZ - anak TK yang suka ngewarnai. rapih dah dia. pas tau si Faiq nggambar-trus ditinggal-dialah pewarna nya :)) eh nggataunya mereka berebut "ini punyaku-aku yang nggambar -Faiq " "hee ini punyaku,aku yang ngewarnain-Faiz"

disisi lain - datanglah si baju batik .
a:"mbak mbak, aku bikinin shuriken poo"
saya ngga ngerti - balik bertanya ke adiknya
b:"shuriken iku opo ya dik ? - jaman ku cilik nggak ada prasaan" mbatin
a: ah mbak e ndeso
b: waduh dibilang ndeso rek ~~

datanglah teman saya- mulai tau apa itu shuriken dan open tutorial kesaya - gimana cara bikin shuriken*
#terawih bikin mainan-asik-hepi-bahagia-childish.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kali ini semarak PKM menyelimuti gedung ini. di sepanjang koridor berhamburan kelompok-kelompok kecil yang asyik membicarakan segala hal tentang ide cemerlang agar terangkai indah dalam notes. begitu juga kehadiran Mahasiswa Baru berwajah polos. Mereka bak ilalang yang dihempas angin topan, menari-nari kesana kemari. yah begitulah masa pengkaderan. Tetap tegakkan diri walau segala menghujam. semoga nantinya PIMNAS 13 juga kian terhiasi oleh karya cipta Mahasiswa Teknik Lingkungan ITS. TL IJO !

Tentang Cinta dan Pengungkapan

  Dari kisah “Kepada Muinuddin Parwana” dalam buku Surat-Surat Rumi. Sebuah buku yang menghimpun surat yang ditulis oleh Rumi untuk banyak orang (para pejabat, amir, murid, sahabat, keluarga bahkan guru spiritualnya Syams Tabrizi). Rumi yang tak sungkan mengungkapkan cinta, nasihat, teguran bahkan meminta pertolongan kepada elite pemerintahan agar memperhatikan masyarakat kecil dan para darwis.  *** Ketika sedang duduk di dalam masjid, tiba-tiba ada seseorang yang berjalan dari arah pintu masjid. Salah seorang sahabat berkata kepada nabi, “Wahai Rasulullah, aku mencintai orang ini yang baru datang.” Rasulullah bersabda, “Berdirilah dan beritahu dia tentang rasa cinta itu.” Seandainya ada penyakit riya’ dalam mengungkapkan rasa cinta ini, niscaya (Rasulullah) manusia yang melihat hal-hal kecil di dalam semesta tidak akan mengeluarkan fatwa tentang perlunya memberitahu rasa cinta di hati. “Barang siapa mencintai seseorang maka ungkapkanlah” Begitulah, sang raja para amir ad...

Yang dicari dalam pernikahan

  Tulisan ini sengaja dibuat untuk mencoba menarik garis merah tentang apa yang aku cari pada sebuah pernikahan. Di bulan Syawal, beberapa teman maju ke tahap itu (pernikahan). Ada rasa penasaran yang ada di benak dan otakku, apakah aku akan sampai di titik itu: menikah-menggandeng-menggendong-belajar sepanjang peran istri dan ibu sampai bertemu Rasulullah dg ridha ortu dan suami. Bukan, aku meyakini jodoh-rejeki dan umur sudah ditulis. Aku mengimani qadha' dan qadar yang selalu kusebut dalam doa, bahkan curhatan ke Allah dan Rasul saat menghabiskan penatnya lampu merah Surabaya. mungkin tepatnya aku penasaran di titik apa nanti aku meninggal dunia. Semoga keturunan shalih-shalihahku bisa meneruskan amalan dan memuliakan yang telah diajarkan gurunya, aamiin. Menganalisa diri untuk merasa siap maju ke pernikahan berkali terevalusi. Ada yang nambah list kriteria, juga menghapus yang tidak urgent.  Rupanya memfokuskan diri untuk mendapatkan apa yang sebenarnya kucari, nggak ada h...